Lintasklaten.com – KLATEN – Kegiatan Klaten Berdzikir dan Bersholawat ( KBBS) putaran ke 3, pada kesempatan ini digelar di lapangan desa Majegan, kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. Ribuan warga dari kecamatan Tulung dan sekitarnya hadir memadati lokasi kegiatan tersebut. Acara ini berlangsung pada Jum’at malam ( 28/11/25).
Hadir dalam kegiatan ini FORKOPIMDA Klaten ada bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, wakil bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Para Alim Ulama, Kyai, Unsur TNI/ POLRI, Camat Tulung Hendri Pamukas, Kepala desa Majegan H.Widada, OPD se kecamatan Tulung, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.
Kegiatan ini mendatangkan ustad ternama KH. Abdurrohman, pengasuh pondok pesantren Al hidayah dari Dlinggo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gus Asrori bersama dengan group Hadroh Majelis Santri Kendiel, Purworejo.
KH. Abdurrohman dalam ceramahnya menyampaikan serta mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah yang maha kuasa serta memperbanyak dzikir dan sholawat. Dengan memperbanyak Dzikir dan sholawat kepada kanjeng Nabi Muhammad semoga masyarakat mendapatkan keberkahan dengan hidup yang penuh dengan kebahagian serta mendapatkan syafaat dihari akhir nantinya.


Dalam sambutannya Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengucapkan rasa syukurnya diacara KBBS (Klaten Berzikir dan Bersholawat ) dirinya bisa bersilaturahmi dan bertatap muka dengan masyarakat.
Menurut Hamenang kegiatan KBBS ini merupakan bagian dari berbagai rangkaian kegiatan dari pemerintah daerah ( Pemda ) Klaten.
‘ Yang senang Sholawatan kita aturi Sholawatan, yang seneng hiburan musik juga ada hiburan musik, yang suka kegiatan festival juga kita ada. Semua kita berikan wadah termasuk wayangan, kita juga ada kegiatan wayangan keliling “, kata, Hamenang.
Dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut, Hamenang berharap masyarakat bisa bersama-sama menjalin kekompakan. Selain itu dengan digelarnya kegiatan sholawatan ini warga Kabupaten Klaten bisa mendapatkan keberkahan sholawat Nabi Muhammad SAW serta keselamatan dari Allah SWT.
Diacara ini Hamenang juga menyinggung terkait bantuan akhir tahun yang telah di gelontorkan pemerintah pusat yaitu bantuan langsung tunai.
Hamenang menyampaikan kepada warga masyarakat, supaya bantuan ini benar – benar bagi yang membutuhkan. Akan tetapi dilapangan terkadang bantuan tidak tepat sasaran dan inilah yang dapat menimbulkan masalah.
” Terkadang datanya ini yang bikin masalah , sekarang masyarakat bisa mengecek langsung apabila terjadi kesalahan data. Nama aplikasinya CEK BANSOS , seumpama ada bantuan yang kira – kira tidak sesuai masyarakat bisa menyanggahnya dan melaporkan bila terjadi pemberian bantuan yang tidak tepat sasaran “, ujar, Hamenang.
Perihal bantuan, Hamenang juga mengingatkan kepada warga masyarakat dan berharap untuk kedepannya kesejahteraan masyarakat dapat meningkat sehingga tidak menginginkan bantuan tersebut lagi.
Dikarenakan pada prinsipnya kita umat muslim tangan di atas itu lebih baik daripada tangan dibawah, dan itu merupakan PR kami bersama mas wakil bupati kedepannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, jelas Hamenang.

Hendri Pamukas, camat Tulung

H. Widada, Kepala desa Majegan
Dalam kesempatan yang sama kepala desa Majegan H. Widada menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan sholawatan yang diadakan Pemda Klaten di wilayah desa Majegan. Acara ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah islamiyah yang ada di kabupaten Klaten khususnya di wilayah Tulung.
H. Widada berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sampai tahun berikutnya. Menurutnya kegiatan ini baru putaran ke 3 dan untuk putaran berikutnya di alun – alun Klaten.
” Acara KBBS di Majegan ini merupakan kehendak mas bupati, dan kami dari Pemdes Majegan merasa bangga bisa mewakili untuk wilayah dapil 3. Pengajian dan sholawatan ini bisa terselenggara disini tentunya kita merasa senang, masyarakat juga sangat antusias”, ujar, H. Widada.
Lebih lanjut H.Widada mengatakan kegiatan pengajian dan sholawatan serupa juga di lakukan di wilayah Majegan Tulung, akan tetapi apabila ada event tertentu seperti Sadranan Kubro yang hampir setiap tahun di gelar di lapangan desa Majegan.
” Biasanya di Majegan pengajian akbarnya itu di bulan Ruwah yaitu Sadranan Kubro. Insya Allah tahun ini ada, akan tetapi ini lingkupnya desa”, kata H. Widada.
Dengan dipilihnya desa Majegan diacara KBBS mewakili dapil 3, yang dihadiri oleh Bupati dan wakil bupati Klaten tentunya ini merupakan sebuah prestasi bagi desa Majegan bisa menjadi tuan rumah. Terkait hal ini Kepala desa Majegan H. Widada mengungkapkan tidak mengharapkan apa- apa dari hadirnya orang nomer satu dan orang nomer 2 di Klaten tersebut.
Menurut H.Widada, hadirnya Bupati Klaten bersama wakilnya pasti ada kebaikan tersendiri untuk masyarakat. Tanpa dimintapun mas bupati dan mas wakil bupati pasti mereka sudah tahu sendirilah apa yang terbaik untuk warga masyarakat khususnya warga desa Majegan, ungkap H. Widada dibarengi dengan gelak tawa yang menggambarkan suasana hati bahagia dengan terselenggaranya kegiatan ini.
Dengan digelarnya acara KKBS ini semoga Kabupaten Klaten khususnya masyarakat desa Majegan, Tulung mendapatkan keberkahan sehingga bisa hidup dengan adem ayem tentrem , bahagia damai, sejahtera serta menjalin silaturahim sesama warga masyarakat, bisa hidup berdampingan, dan guyub rukun.
Lintasklaten.com ( Pusoko )







