Lintasklaten.com – KLATEN Menggaungkan semangat kepedulian di bulan suci, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten menggelar rangkaian kegiatan bertajuk “Gema Semangat Ramadhan” pada hari ini. Acara yang melibatkan seluruh pegawai Lapas Klaten ini diawali dengan aksi bakti sosial dan pembagian takjil gratis kepada masyarakat pengguna jalan di sekitar area kantor.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara institusi pemasyarakatan dengan warga sekitar sekaligus menebar keberkahan di bulan yang penuh ampunan.
Kepala Lapas Klaten menyatakan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Lapas untuk hadir di tengah masyarakat dengan memberikan dampak positif. Dengan menggandeng Kemenag dan Ormas Islam,

Lapas Klaten ingin memastikan bahwa pembinaan kerohanian bagi internal pegawai maupun warga binaan mendapat dukungan penuh dari para pakar lintas iman. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kedamaian bangsa.
Kemeriahan berlanjut di dalam lingkungan Lapas, di mana suasana religius tampak kental dengan hadirnya perwakilan organisasi masyarakat (Ormas) Islam dan tokoh lintas agama dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Klaten.
Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol harmonisasi dan kerukunan umat beragama yang terus dijaga oleh Lapas Klaten. Selain berbagi paket bantuan sosial, agenda ini juga menjadi momentum bagi para pegawai untuk menunjukkan sisi humanis dalam menjalankan tugas pembinaan.

Puncak acara ditandai dengan tausiyah singkat yang menyejukkan hati, menekankan pentingnya menjaga integritas dan empati selama menjalankan badah puasa.
Para tokoh lintas agama yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Lapas Klaten dalam menciptakan ruang dialog dan kolaborasi antar umat beragama. Semangat kebersamaan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada momen seremoni semata, tetapi menjadi fondasi dalam pelayanan publik yang lebih inklusif.
Memasuki waktu berbuka, seluruh pegawai Lapas Klaten duduk melingkar bersama lamu undangan untuk menikmati hidangan buka puasa dalam suasana penuh kekeluargaan.
Tidak ada sekat antara pejabat maupun tamu undangan; semua menyatu dalam syukur alas nikmat Ramadhan. Kegiatan ini dinilai efektif dalam menyegarkan kembali mental dan spiritual para pegawai di tengah padatnya Tugas pengamanan pembinaan di dalam Lapas.
Lintasklaten.com ( Pusoko )







