Berita  

Perkuat Kemandirian Warga Binaan, Lapas Klaten Gandeng CV Pandawa Lima dalam Budidaya Lele

 

Lintasklaten.com – KLATEN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten secara resmi menjalin sinergi strategis dengan CV Pandawa Lima guna mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berfokus pada pengembangan sektor perikanan, khususnya budidaya ternak lele di lingkungan Lapas. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata bertransformasi menjadi Lapas produktif yang mampu mencetak tenaga kerja terampil.

Kepala Lapas Klaten menyatakan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta seperti CV Pandawa Lima sangat penting untuk menjamin keberlanjutan program pelatihan. Melalui perjanjian ini, CV Pandawa Lima tidak hanya berperan sebagai penyedia bibit dan pakan, tetapi juga bertindak sebagai instruktur ahli yang memberikan pendampingan teknis secara intensif.

 

 

 

 

Hal ini diharapkan dapat memberikan standar operasional yang profesional bagi para warga binaan dalam mengelola kolam lele dari tahap penyemaian hingga masa panen.

Selain transfer ilmu pengetahuan, kerjasama ini juga mencakup jaminan serapan hasil produksi. CV Pandawa Lima berkomitmen untuk membantu pemasaran hasil panen lele dan Lapas Klaten, sehingga program ini memiliki siklus ekonomi yang jelas dan berkelanjutan.

Dengan adanya kepastian pasar, pihak Lapas optimis bahwa hasil dari budidaya ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta menjadi modal keterampilan hagi warga binaan saat bebas nanti.

Para warga binaan yang terlibat dalam program ini menyambut antusias kesempatan belajar langsung dari praktisi industri. Mereka diajarkan mengenai manajemen air, pemberian pakan yang efisien. hingga penanganan penyakit pada ikan lele.

Program ini dirancang untuk mengubah stigma negatif masyarakat dengan membuktikan bahwa di balik jeruji besi para penghuni Lapas tetap bisa berkarya secara produktif dan menghasilkan produk pangan berkualitas yang layak konsumsi.

Dengan adanya sinergi ini, Lapas Klaten berharap dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang ideal dan mandiri. Keberhasilan budidaya lele ini nantinya akan dijadikan pilot project untuk pengembangan unit usaha lainnya di masa depan.

Melalui kerja keras dan kolaborasi yang solid, Lapas Klaten optimis dapat melahirkan wirausahawan baru di hidang perikanan yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat luas setelah menyelesaikan masa pidananya.

 

 

 

 

Lintasklaten.com ( Pusoko )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *