Bingung Dan Kecewa Uang Mereka Tidak Kunjung Cair, Nasabah PD BKK Klaten Lapor Ke MAKO DAMKAR. Para nasabah PD BKK Klaten datang dan didampingi ketua IKA PMII, hal ini merupakan sindiran kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Klaten karena dinilai abai dalam menyelesaikan permasalahan para nasabah.
Lintasklaten.com – KLATEN – Bingung dan kecewa dikarenakan laporan kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Klaten tidak kunjung ditindak lanjuti atas uang mereka yang tidak bisa dicairkan, Nasabah PD BKK Klaten lapor kepada MAKO DAMKAR Klaten, Senin pagi ( 02/03/26 ).
Hal ini merupakan bentuk sindiran dan luapan kekecewaan para Nasabah PD BKK Klaten yang menilai Pemprov dan Pemkab Klaten dinilai sangat lamban dalam permasalahan mereka. Para Nasabah PD BKK Klaten menilai hanya DAMKAR lah satu satunya lembaga apabila mendapatkan aduan atau laporan warga langsung gerak cepat dan menuntaskan persoalan yang dialami masyarakat.

Didampingi Jojon, yang merupakan ketua IKA PMII Klaten mereka meminta tolong kepada DAMKAR supaya permasalahan mereka bisa sampai ke Presiden dan uang para nasabah bisa dicairkan.
” Kedatangan kami ke MAKO DAMKAR Klaten hari Ini merupakan bentuk sindiran kami kepada Pemda Klaten dan Pemprov Jawa tengah karena mereka telah abai terhadap Nasabah BKK Klaten dan tidak memiliki komitmen yang baik untuk menyelesaikan permasalahan kami. Mbok menowo DAMKAR bisa membantu kami”, ujar Jojon.
Lebih lanjut Jojon mengungkapkan hadirnya kami ke DAMKAR karena menurut kami tidak ada lembaga di Klaten ini yang kami percaya yang mempunyai Spirit SAT SET dan GERCEP untuk keseriusan dalam menyelesaikan masalah selain DAMKAR. Walaupun secara Tupoksinya tidak bisa, setidaknya filosofi semangat yang dimiliki DAMKAR bisa memberikan edukasi kepada para pejabat publik yang di Pemprov dan Pemda Klaten. Ketika menyelesaikan masalah masyarakat atau problem masyarakat segera diselesaikan karena ini urusan sudah lama dan beberapa tahun belum selesai”, tandasnya.
Jojon menambahkan ada 736 Nasabah PD BKK Klaten, tetapi secara umum ada sekitar kurang lebih 6852 Nasabah, dan uang kerugian yang dialami nasabah sejumlah 52 Milyar. Ini kan mau lebaran para nasabah sangat sangat membutuhkan “, tambahnya.
Sribudi Sunarto, yang merupakan nasabah PD BKK Klaten Dalam kesempatan yang sama berharap dana nasabah segera dicairkan karena kebanyakan nasabah adalah merupakan pengurus di lingkungan masing masing yang mengelola uang masyarakat.

” Ini uang yang kita kelola uang di lingkungan masing – masing, itu uang tabungan jimpitan, uang masjid, rombongan untuk parcel disaat lebaran, dan lainnya. Kami bingung dan kami dibutuhkan sekali, karena di lebaran ini kita sebagai pengurus di lingkungan masing – masing merasa bingung bagaimana harus menjalankan hak dan tanggung jawab kami kepada masyarakat dilingkungan kami”, harapnya.
Dengan Aksi ini, para nasabah PD BKK Klaten berharap pemerintah yang berwenang terketuk hatinya dan serius membantu mencairkan uang para nasabah dan itu adalah hak uang mereka yang sudah bertahun – tahun di tabung di PD BKK Klaten dengan harapan bisa diambil di lebaran tahun ini untuk memenuhi kebutuhan hidup para Nasabah.
Lintasklaten.com (Pusoko )







