Lintasklaten.com – KLATEN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Klaten terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian yang maksimal bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menggelar kegiatan pengajian rutin dan pembinaan kerohanian. Kegiatan ini terlaksana berkat sinergi yang kuat antara pihak Lapas dengan Yayasan Umar Bin Khattab, yang fokus pada penguatan mental dan spiritual para santri binaan.

Bertempat di Masjid Al-Hijrah lingkungan Lapas, suasana tampak khidmat saat puluhan warga binaan berkumpul untuk mengikuti tausiyah. Kerja sama dengan Yayasan Umar Bin Khattab ini mencakup berbagai materi, mulai dari perbaikan bacaan Al-Qur’an (tahsin), pendalaman tauhid, hingga motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Kehadiran para pengajar dari yayasan memberikan warna baru dan semangat bagi warga binaan untuk mendalami ilmu agama sebagai bekal berharga saat bebas nanti.

Kepala Lapas Klaten menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan pilar penting dalam proses reintegrasi sosial Menurutnya, perubahan perilaku yang menetap harus dimulai dari hati dan pemahaman agama yang benar.
Dengan adanya bimbingan dan Yayasan Umar Bin Khattab, diharapkan para warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana sebagai hukuman fisik, tetapi juga sebagai momentum “pesantren singkat untuk memperbaiki hubungan mereka dengan Sang Pencipta,
Purwakilan dari Yayasan Umar Bin Khattab menekankan Jalan ceramahnya taubat pentingnya nasuha dan menjaga konsistensi dalam beribadah. Pihak yayasan mengapresiasi keterbukaan Lapas Klaten yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi pembinaan keagamaan.
Interaksi yang hangat antara pemateri dan warga binaan terlihat dalam sesi tanya jawab, di mana banyak warga binaan berkonsultasi mengenai persoalan agarma dan langkah-langkah memperbaiki diri di masa depan.
Lintasklaten.com( Pusoko )







