Lintasklaten.com – KLATEN – Lembaga pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas IIB Klaten terus memperketat pengawasan di dalam lingkungan hunian melalui kegiatan razia mendadak dan tes urin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata jajaran pemasyarakatan dalam memberantas peredaran handphone ilegal, penyalahgunaan narkoba, serta memutus rantai aksi penipuan dengan berbagai modus yang kerap dikendalikan dari balik jeruji besi.
Kegiatan yang berlangsung secara humanis namun tetap tegas ini menyasar seluruh kamar hunian tanpa terkecuali. Petugas melakukan pemeriksaan secara detail di setiap sudut ruangan, lemari pakaian. hingga ventilasi udara untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang disembunyikan.
Selain pemeriksaan fisik bangunan, para warga binaan juga diminta mengikuti tes urin secara acak guna memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari kontaminasi zat adiktif.

Kepala Lapas Klaten menegaskan hahwa operasi ini merupakan bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Fokus utama razia kali ini adalah meminimalisir kepemilikan alat komunikasi ilegal yang berpotensi digunakan untuk tindak kriminalitas. seperti penipuan daring Pihak Lapas menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik instans.
Berdasarkan hasil penggeledahan yang dilakukan secara menyeluruh petugas tidak menemukan adanya perangkat handphone maupun paket narkotika di dalam blok hunian. Begitu pula dengan hasil tes urin yang dilakukan secara mendadak kepada perwakilan WBP, yang secara keseluruhan menunjukkan hasil negatif, Temuan ini menjadi indikasi positif bahwa sistem pengawasan dan pembinaan di Lapas Klaten berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Meski tidak ditemukan barang terlarang pada razia kali ini. pihak Lapas Klaten memastikan akan terus melakukan pengawasan secara berkala dan berkesinambungan. Sinergi antara petugas dan pembinaan mental bagi warga binaan diharapkan dapat mewujudkan Lapas yang bersih, aman, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat luas di luar tembok penjara.
Lintasklaten.com ( Oko )












